7 Cara Memilih Ikan Segar Berkualitas

7 Cara Memilih Ikan Segar Berkualitas

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ikan merupakan salah satu bahan makanan yang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Jenis seafood ini memiliki kandungan gizi dan nutrisi berlimpah seperti protein, vitamin D, kalsium, yodium, asam lemak omega-3 DHA dan EPA.

Agar manfaat ikan dapat diperoleh secara optimal, penting untuk mengetahui cara memilih ikan segar yang berkualitas tinggi. Berikut 7 cara sederhana untuk memilih ikan segar berkualitas, perhatikan poin-poin penting ini.

1. Mata Ikan

Salah satu ciri utama ikan segar dapat dilihat dari matanya. Mata ikan segar terlihat jernih dan menonjol, serta bagian pupil berwarna hitam pekat. Sedangkan mata ikan yang tidak segar dan tidak disimpan dengan benar umumnya berwarna pucat, cenderung keabu-abuan, keruh dan mengerut. Bagian mata yang seharusnya berwarna putih kekuningan pun akan terlihat kemerahan.

2. Warna Insang

Angkat penutup insang di bagian sisi kepala ikan dan perhatikan warnanya. Insang ikan yang segar akan berwarna merah darah segar dan bersih. Sebaliknya, hindari memilih ikan yang insangnya telah berwarna merah keabuan atau kecokelatan karena menandakan ikan tersebut sudah tidak segar lagi.

3. Sisik dan Kulit

Ikan segar akan memiliki kulit mengkilap berwarna terang. Sisiknya juga menempel kuat di badan ikan. Sedangkan ikan berkualitas rendah memiliki sisik dan kulit yang kusam, serta bagian sisiknya mudah terlepas saat dipegang.

4. Sirip dan Ekor

Seperti sisik, bagian sirip dan ekor ikan segar juga menempel kuat ke badannya. Selain itu, siripnya terlihat basah dan masih utuh alias tidak ada yang robek.

5. Daging Ikan

Saat memilih ikan, coba tekan bagian perutnya. Daging ikan segar akan terasa elastis ketika ditekan sehingga mudah balik ke bentuk semula. Sedangkan bagian perut ikan yang kurang segar akan terasa lunak saat ditekan.

6. Tubuh Ikan

Ciri khas lainnya dari ikan segar adalah bagian tubuhnya terasa kaku dan tidak lemas. Untuk mengetes, coba angkat ikan yang akan dibeli dengan satu tangan. Bila tubuh ikan tetap tegap lurus, berarti ikan tersebut dalam keadaan segar. Namun jika cenderung lemas, sebaiknya memilih ikan yang lain.

7. Bau Ikan

Setelah selesai memperhatikan ciri fisik ikan segar, cobalah untuk mencium aroma baunya. Ikan segar berkualitas tinggi cenderung mengeluarkan bau segar yang khas. Sedangkan ikan yang tidak segar akan mengeluarkan bau amis yang menyengat.

Setelah selesai memilih dan membeli ikan, perlu diperhatikan cara penyimpanan yang benar sebelum dimasak. Untuk menjaga kesegaran dan kualitas daging ikan sebaiknya jangan terlalu lama membiarkan ikan berada di suhu ruang.

Cuci ikan yang baru dibeli hingga bersih lalu lumuri dengan garam secukupnya dan perasan air jeruk lemon atau jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis. Kemudian masukkan di wadah kedap udara sebelum disimpan di lemari pendingin dengan temperatur rendah.

Sebelum dimasak, keluarkan ikan dari freezer dan biarkan hingga agak mencair di suhu ruangan. Jangan lupa, selain memperhatikan kesegaran ikan sebaiknya juga hindari terlalu banyak mengkonsumsi ikan yang mengandung kadar merkuri tinggi seperti ikan kakap, tuna, todak, makarel, dan ikan hiu.